Oleh: Gusti Sudiartama | November 29, 2009

HARI KIAMAT MENURUT HINDU

Oleh Bhagawan Dwija


Apakah akan terjadi “Kiamat” ? Ya, disuatu saat kiamat atau dalam agama Hindu-Bali, disebut “Pralaya” pasti akan terjadi. Namun tidak seorang manusiapun bisa memperkirakan atau meramalkan kapan pralaya itu akan terjadi. Kenapa pralaya itu harus terjadi ? Karena Sanghyang Widhi akan menciptakan pembaharuan total pada kehidupan di dunia. Sumber sastra apa yang menyatakan hal ini ? Ada dalam Maha Bharata, khususnya dalam Bharata Yudha, dimana Prabu Salya berkata kepada cucu-cucunya : Nakula dan Sadewa : Dunia ini dibagi dalam empat zaman : Kerthayuga, Trityayuga, Dwaparayuga, dan Kaliyuga. Setelah zaman Kaliyuga, terjadilah pralaya. Ciri-ciri kehidupan manusia di keempat zaman itu : pada zaman Kerthayuga manusia hidup rukun damai, dharma, taat beragama dan sejahtera. Di zaman Trityayuga sudah ada sebagian kecil manusia yang sudah berbuat dosa, tidak melaksanakan dharma. Di zaman Dwaparayuga, manusia selalu terbelah dua, ada yang berbuat dharma, dan ada yang berbuat adharma, selalu bermusuhan, terjadi peperangan, saling mencurigai. Di zaman Kaliyuga, manusia sudah mengutamakan pemilikan benda-benda materi, harta menjadi objek utama yang dikejar dalam kehidupan, ingin memilikinya dengan cara apapun, alam dirusak demi kehidupan, jumlah manusia bertambah berlipat-lipat sehingga alam tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan manusia, peperangan, teror dimana-mana, pemimpin pemerintahan berkongsi dengan pencuri dan penjahat, pemimpin agama dicaci-maki, manusia tidak takut kepata Tuhan, berbuat adharma tidak segan-segan, tidak ada rasa malu apalagi rasa berdosa.

Maka alam yang dirusak manusia murka. Terjadi bencana alam yang hebat : banjir, longsor, gempa bumi, tsunami, badai, gunung meletus dan lain-lain. Bila manusia merusak alam apakah alam akan binasa ? Tidak, tidak, tidak. Bila manusia merusak alam, maka alam akan membalas memusnahkan manusia. Alam tidak akan kalah, tetapi manusialah yang akan kalah. Kenapa ? karena tubuh manusia diciptakan dari unsur-unsur alam : pertiwi (tanah), apah (air), bayu (angin), teja (matahari), dan akasa (angkasa).

Bila manusia merusak alam, maka alam (bhuwana agung) akan menarik kembali bagiannya (bhuwana alit = tubuh manusia) untuk menyatu kepada-Nya. Dengan kata lain : ALAM TIDAK AKAN PERNAH MUSNAH. Yang musnah itu manusia. Setelah manusia dimusnahkan, maka alam akan menata kembali kehidupan baru, kembali ke zaman Kerthayuga. Itulah perlunya ada pralaya.

Bagaimana proses kejadian pralaya itu ? Seperti ketika awal penciptaan bumi, maka seluruh permukaan bumi akan tenggelam oleh air. Seluruhnya menjadi laut, tidak ada daratan sama sekali. Tidak ada kehidupan dalam jangka waktu lama. Selanjutnya Sanghyang Widhi akan menciptakan kembali kehidupan baru seperti kejadian pertama (baca di web ini : Tuhan menciptakan bumi untuk kesejahteraan manusia)

Kapankah zaman Kaliyuga dimulai ? Zaman Kaliyuga dimulai ketika Parikesit (cucu Arjuna) menjadi Raja Astinapura. Sekarang kita telah berada dizaman Kaliyuga. Lihatlah fenomena disekitar kita, sesuai dengan ciri-ciri pra-pralaya.

Om Awignamastu namo sidham


Responses

  1. terima kasih atas pencerahannya…. saya adalah orang yang penuh dengan dosa…

  2. maaf baru kali saya bisa menanggapi, kita manusia adalah orang yang berdosa, …. mari saling mengingatkan agar tak terlalu jauh…. dari jalan dharma…..astungkara

  3. yah itulah gambaran pralaya agung–sebelum pralaya agung itu datang, kita bisa melihat pralaya alit yaitu terjadinya kematian dalam badan manusia, maka akan terlihat kehancuran yang tiada bisa ditolong dimulut Brahma/ api pengabenan, semua unsur hancur tak berdaya dan jadilah seonggok abu yang tak berguna..dan dihanyukan di samudra kemudian dicampakkan oleh pengikutnya tiada di belai lagi semua dibuang begitu mengerikan dirasa, terlebih bagi yang dikubur, maka badannya secara perlahan hancur bersama perjalanan waktu didalam tanah, membusuk, meleleh hancur dimakan cacing tanah dan lenyap tinggallah tulang yang tak berguna yang lama2 juga rapuh, semua mencampakkan sendirian didalam tanah dan dibiarkan terurai, bayangkan ketika badan masih hidup wah ganteng, cantik, berkuasa berharta, menjadi pemimpin atau rakyat biasa, namun ketika mati semua sama sekali tiada berguna dan kembali keasalnya…yah itulah sekilas gambaran pralaya alit yang mengingatkan manusia agar segera bertobat sembelum kiamat atau kematian diri menjemput!!
    om sidhirastu tat astu svaha
    om ksama sampurna ya namah

  4. Pralaya memang satu hal yang pasti… tidak perlu ditakutkan, hanya perlu mempersiapkan diri sehingga ketika pralaya datang ..kita sadar kemana kita harus menuju…
    makasih telah mampir…

  5. pralaya diramalkan sngt jelas di slh satu bab di Bagawad Gita,,,,
    di stu ad umur masing masing yuga ( jaman)dan ada umur alam semesta,,,
    juga ada kapan pralaya terjadi dan kapan adanya Maha pralaya,,,,
    cb aja buka begawad Gita,,disana ad jelas semuwa,,,

    Salam Shanti,,,

    • Memang pralaya bisa digambarkan/diramalkan berdasarkan yuga dan umur masing-masing yuga tersebut… namun tak ada yang mampu menentukan pastinya….
      Yang paling penting kita maknai adalah bagaimana kita mengisi hidup sebaik-baiknya tanpa perlu hirau akan kapan pralaya terjadi karena sesuatu yang pasti terjadi bukanlah “domain ” manusia biarlah itu menjadi rahasia alam… kalaupun pralaya terjadi besok atau sejam lagi apa bedanya?

  6. Setelah membaca penjelasa di atas,, saya menjadi sedikit mengerti,,
    dan ternyata kiamat atau “pralaya” itu memang harus terjadi,dan tidak perlu di takuti,, tp yang kita perlukan adalah kesiapan diri,, mari sadarkan diri kita,karena kita akan segera menghadapNYA.

    • Sebuah prinsip/sikap yang bijak… berbuatlah dan jalani kehidupan dengan sebaik-baiknya…

  7. Sumber tulisan di atas buku apa, ya? Saya serius nanya untuk penelitian :). Terimakasih ^_^!

    • sumbernya Coba di Bhagawadgita. dan Brahmanda Purana

      • Sip, terimakasih ^^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: