Oleh: Gusti Sudiartama | Januari 20, 2011

SAMADHI DENGAN OMKARA (menurut Prasna Upanisad)

Seorang yang terpelajar (dengan mengucapkan dan meditasi pada Om sampai akhir hayatnya) hanya dengan bantuan saya mencapai Tuhan dalam satu dari dua bentuk, yaitu eter sebagai memiliki sifat moksa atau sebagai pemberi kebahagiaan pada dunia ini. (Prasna Upanisad )

Sungguh satu frase yang menarik dan menyodorkan salah satu jalan bagi pencari kebenaran sejati. Seperti di ketahui Om adalah aksara suci yang berawal dari tiga aksara suci A U M.  Ada yang menyebut  A=Pencipta, U=Pemelihara M=Pelebur, ada pula yang menyebut A=Siwa, U=Sada Siwa, M=Parama Siwa.

Dalam Prasna Upanisad ketiga aksara ini dijelaskan sebagai A=Rg weda, U=Yajur Weda, M=Sama weda. Lebih jauh dijelaskan dari sudut pandang meditasi, orang yang melakukan meditasi dengan memusatkan pikiran kepada satu huruf yang pertama (Amkara) akan memperoleh pengetahuan sejati  dari mantra mantra suci(Rg Weda)dan kelak akan terlahir kembali menjadi manusia utama seperti dinyatakan dalam prasna Upanisad.

Seorang yang memusatkan pikiran kepada salah satu matra misalnya huruf pertama (yang berarti Yang Maha Meliputi dan Maha Mengetahui, sifat hakekat Tuhan), ia akan mendapat kesempurnaannya, segera akan terbebas dari dunia ini. Ilmu mantra dari Rg. Weda menyebabkan ia lahir sebagai orang bijaksana dan oleh karena kesuciannya/kekuatan tapanya, kebrahmacariannya dan keyakiannya, ia mengalami kebesaran Tuhan(Prasna Upanisad)

Sedangkan bagi mereka yang memusatkan meditasinya kepada dua huruf yang pertama A U akan mendapatkan berkah  ia akan mencapai tingkat pikiran (manasi), yang mengantarkannya mencapai somaloka, dunia ruang angkasa. Kemudian pada saatnya  akan turun kembali kedunia (punar awartate) sebagai manusia yang menikmati sifat Dewa-dewa, sebagaimana di nyatkan dalam Prasna Upanisad

Dan apabila ia memusatkan pikirannya kepada dua matra , dua huruf pertama,, (sebagaimana dijelaskan diatas yang menunjukkan kemaha kuasaan dan sifat-sifat mulia Tuhan), ia dengan pengetahuan mantra Yajur, Weda, mengantarnya ke Soma Loka, yaitu dunia bulan, sebagai seseorang yang memiliki sifat kemanusiaan yang luar biasa dan karena itu ia mengalami sifat Dewa-dewa(Prasna Upanisad)

Bagi mereka yang telah mampu melakukan meditasi dengan memusatkan pikiran kepada ketiga aksara suci ini.. AUM (Om) akan memperoleh berkah kesempurnaan tidak akan terlahir kembali(Moksa) diumpamakan sebagai seekor ular yang melepaskan kulesnya demikian pula roh(atma) melepas pengaruh triguna dan dosa-dosanya.

Seseorang yang kemudian memusatkan pikiran kepada Maha jiwa dengan ketiga matra Omkara, misalnya (sebagaimana dijelaskan diatas dan yang memberi makna kemahakuasaan dan sifat-sifat kemaha Tahuna Tuhan), ia menjadi terang seperti matahari, seperti halnya seekor ular menjadi bebas dengan mengelupas kulitnya, demikianlah orang seperti itu, karena bebas dari segala dosa-dosa, mencapai rakhmatnya dengan mempelajari Weda mantra Sama weda, dan melihat Tuhan yang ada diatas semua jiwa manusia dan ada dimana-mana dialam semesta ini. (Prasna Upanisad)

Lebih jauh dijelaskan ketiganya bila disatukan akan memberi keutamaan bagi yang mengucapkan dengan jiwa, diucapkan secara batin(diketahui makna ketiga aksara kemudian diucapkan dengan penghayatan kepada ketiga makna tersebut).

Ketiga matra (Om) berhubungan sangat eratnya antara yang satu dengan yang lain apabila diucapkan secara lahiriah, membuat seseorang mati dan lahir berkali-kali, tetapi bila tidak hanya diucapkan secara lahiriah saja atau luarannya saja, tetapi dipusatkan pikiran itu dengan benar, pahami maknanya yang sesungguhnya kepada Tuhan dan mencapai moksa(Prasna Upanisad,)

Dengan mengucapkan dan memahami mantra Rg Weda, seorang dialhirkan didunia ini (dimuka bumi). Dengan mengucapkan dan memahami mantara Yajur weda, seseorang akan dilahirkan di eter (angkasa) dengan jasad suksma sariranya), dengan mengucapkan dan memahami mantra Sama weda, seorang akan dilahirkan pada yang bijaksana, misalnya lahir sebagai orang yang bijaksana hanya akan mencapai Tuhan hanya dengan memusatkan pikiran pada om (memahami sepenuhnya dan merealisir makna ketiga matra sepenuhnya, yaitu A,U, dan M), dimana terdapat kedamaian yang sempurna, tidak ada penderitaan umur tua, tidak ada kematian, tidak takut tetapi rakhmat tertinggi yaitu moksa(Prasna Upanisad).

Mudah-mudahan  memberi manfaat…

Iklan

Responses

  1. tulisan yang bagus. terimakasih telah berbagi

  2. Makasih pula sahabat… mudah-mudahan memberi manfaat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: